Rencana keuangan tidak hanya berisi pengaturan pendapatan dan pengeluaran. Perlindungan terhadap risiko juga perlu dipertimbangkan agar kondisi finansial tetap terjaga ketika terjadi kejadian yang membutuhkan biaya besar.
OJK sendiri menjelaskan bahwa usaha perasuransian bergerak dalam jasa pertanggungan atau pengelolaan risiko, sehingga manfaatnya berkaitan dengan perlindungan terhadap risiko yang telah disepakati dalam polis.

Hal yang Perlu Dipikirkan Sebelum Memilih Asuransi
Sebelum memilih asuransi, pastikan perlindungan yang diambil sesuai dengan kebutuhan dan kondisi keuangan. Beberapa hal yang perlu diperhatikan yaitu:
Tentukan Risiko yang Perlu Dilindungi
Sebelum memilih produk, tentukan terlebih dahulu risiko yang dapat memberikan dampak besar terhadap kondisi keuangan. Misalnya, kebutuhan perlindungan kesehatan atau perlindungan pendapatan dapat berbeda sesuai kondisi setiap keluarga.
Sesuaikan Premi dengan Kemampuan
Premi perlu dimasukkan ke dalam anggaran rutin agar pembayarannya dapat dipertahankan. Produk dengan manfaat yang luas belum tentu sesuai jika biayanya membuat kebutuhan pokok, tabungan, atau dana cadangan menjadi terganggu.
Perhatikan Manfaat dan Ketentuannya
Jangan hanya melihat manfaat utama yang ditawarkan. Periksa juga pengecualian, masa pertanggungan, serta ketentuan lain dalam polis. OJK melalui POJK 8 Tahun 2024 memperkuat pengaturan mengenai klausul polis dan mekanisme perhitungan serta penetapan premi atau kontribusi.
Tetap Sisihkan Dana untuk Tujuan Lain
Walaupun sudah memiliki asuransi, kebutuhan finansial lainnya tetap perlu dipersiapkan. Sisihkan dana untuk tabungan, dana darurat, pendidikan, rumah, atau pensiun sesuai dengan kondisi keuangan.
Perlindungan juga sebaiknya ditinjau ketika kondisi berubah. Bertambahnya anggota keluarga, perubahan pendapatan, pekerjaan, atau tanggungan dapat membuat kebutuhan perlindungan berbeda dari sebelumnya.
Pilihan produk tidak harus yang paling banyak manfaatnya. Yang lebih penting adalah melihat hubungan antara risiko yang ingin dilindungi, biaya yang harus dibayar, dan tujuan finansial yang sedang disiapkan.
Dengan rencana keuangan yang disusun secara seimbang, asuransi dapat ditempatkan sebagai perlindungan tanpa mengabaikan kebutuhan finansial lainnya. Evaluasi secara berkala juga membantu memastikan pilihan tersebut tetap sesuai dengan kondisi.
Frequently Asked Questions
1. Apakah asuransi perlu dimasukkan dalam perencanaan keuangan?
Ya. Dalam perencanaan keuangan, asuransi dapat membantu mempersiapkan diri dari risiko yang bisa menyebabkan pengeluaran cukup besar.
2. Bagaimana menentukan perlindungan yang sesuai kebutuhan?
Kenali terlebih dahulu risiko yang paling mungkin berdampak pada kondisi keuangan, kemudian pilih perlindungan yang manfaatnya sesuai dengan kebutuhan tersebut.
3. Apakah premi asuransi harus disesuaikan dengan penghasilan?
Iya. Premi sebaiknya masuk dalam anggaran rutin dan tidak membuat kebutuhan pokok, tabungan, atau dana darurat menjadi terganggu.
4. Apakah memiliki asuransi sudah cukup untuk mempersiapkan masa depan?Belum tentu. Asuransi berfokus pada perlindungan terhadap risiko tertentu, sementara tujuan lain seperti pendidikan, membeli rumah, tabungan, dan pensiun tetap perlu direncanakan secara terpisah.
